Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan

Suatu Penemuan dari Sebuah Kegagalan

Sang penemu - Hai sobat! Kali ini saya ingin menceritakan tentang seseorang yang bernama Thomas Midgley, Jr. dari Amerika. Thomas Midgley, Jr. diklaim sebagai orang yang lebih berbahaya bagi lingkungan bumi dibandingkan makhluk hidup lain manapun di dunia. Midgley merupakan ahli kimia yang berasal dari Amerika. Beliau yang telah mengembangkan tetraethyllead (TEL) aditif terhadap bensin dan beberapa chlorofluorocarbon (CFC). Chlorofluorocarbon merupakan komponen yang digunakan secara luas pada pertengahan abad ke-20 dalam produk seperti pelarut, lemari pendingin, dan pendingin udara. 


Penemuan Ethyl

Pada tahun 1916, Midgley mulai bekerja untuk General Motor dan menemukan bahwa ketika kamu mencampurkan substansi tetraethyl lead (TEL) dengan bensin mobil agar berjalan lebih lancar. Pihak General Motor merespon secara positif dan mempromosikan produk barunya sebagai gas bahan bakar yang lebih efisien dan menamakannya sebagai Ethyl. Namun, perusahaan tidak menyebutkan dampak yang sangat membahayakan dari lead yang digunakan dalam pembakaran gas. Ethyl dengan cepat menjadi bahan baku standar dalam bahan bakar mobil dan substansi yang tidak dirubah dari pasar sampai awal tahun 2000an ketika bahan tersebut terbukti mendapat keraguan tentang neurotoksisitas bahan lead yang membahayakan lingkungan di dunia. Selama latihan dalam percobaannya mengenai TEL, Midgley berkali-kali mengalami keracunan lead. 

Pada bulan Oktober 1924, Midgley mengadakan konferensi pers dimana ia menuangkan TEL ke seluruh pergelangan tangannya dan menghirup substansinya selama 60 detik. Demonstrasi tersebut hampir membunuh dirinya sendiri hingga ia menghasbiskan waktu selama satu tahun untuk proses penyembuhan dari keracunan lead. 

Penemuan Freon

Pada tahun 1920an, Midgley mengalihkan perhatiannya untuk meneliti cara pemecahan masalah sistem pendingin udara dan lemari pendingin yang masih tidak stabil. Ia membuat chlorofluorocarbon (CFC) untuk pertama kalinya dan menamakannya Freon. Freon segera menjadi populer secara luas dalam sistem lemari pendingin dan produk-produk lainnya. Namun tidak sampai pertengahan tahun 1970an, telah ditemukan kembali bahwa pelepasan Freon menyebabkan penipisan ozon di atmosfer. CFC dapat diukur di udara di seluruh penjuru dunia dan dapat bertahan hingga 100 tahun. Hal ini menyebabkan banyak negara yang menekan agar dilakukan pengurangan penggunaan CFC secara total. 

Pada tahun 1940, Thomas Midgley Jr. terkena penyakit polio dan menjadi lumpuh total. Untuk mengatasi keterbatasan geraknya, ia membuat sistem tali dan katrol agar tetap dapat bergerak. Namun pada tahun 1944 ia terjebak pada sistem talinya sendiri hingga tercekek dan meninggal. 30 tahun setelah kematiannya, dunia baru menyadari bahwa pembuatan Freon dan bensin berbahan bakar lead menyebabkan bahaya yang sangat serius bagi lingkungan di dunia. 

Demikian cerita kali ini sobat, kadang kita baru menyadari betapa berartinya seseorang ataupun sesuatu setelah ia pergi meninggalkan kita. Dan ada satu pelajaran lagi yang sangat penting dari cerita ini yaitu bahwa kegagalan bukanlah suatu hal yang buruk atau tidak berguna. Kegagalan justru merupakan pelajaran yang paling berharga karena dari kegagalan justru kita dapat menemukan suatu kunci pemecahan masalah.

Kuda Laut Jantan Hamil dan Melahirkan Bayinya

Kuda Laut – Hei kalian semua pasti sudah tahu kan kuda laut itu jenis hewan seperti apa? Yap betul. Kuda laut merupakan salah satu hewan air yang habitatnya terdapat di laut dangkal sepanjang pantai di mana habitat tersebut terdapat terumbu karang maupun rumput laut. Kuda laut memiliki ciri tubuh mirip kuda di papan catur. Dimana seluruh tubuhnya dipenuhi eksoskeleton seperti gelang-gelang tebal yang berfungsi untuk membungkus tubuhnya yang tebal. Makanan kuda laut biasanya hewan yang ukurannya lebih kecil dari ukuran tubuhnya seperti larva tiram yang hidup di antara rumput laut atau terumbu karang, udang dan ikan kecil yang memiliki gerakan lambat.


Kuda laut memiliki gerakan yang sangat lambat sehingga dikenal sebagai pemburu pasif. Terkadang hewan ini dengan sabar menunggu mangsanya datang untuk mendekatinya. Mulut kuda laut termodifikasi menyerupai alat penyedot yang berfungsi untuk menangkap mangsanya dengan secepat kilat. Gerakan lambat namun anggun kuda laut berasal dari sirip dada, sirip punggung dan ekornya. Masing-masing organ ini memiliki fungsi yang berbeda.

Sirip dada kuda laut berfungsi sebagai alat kemudi dan organ keseimbangan saat melakukan perpindahan tempat. Sirip punggung berperan sebagai mesin penggerak di dalam air. Sedangkan ekornya berguna untuk melekat dan melilit pada substrat agar tidak terbawa arus kencang. Selain itu, organ ekor merupakan organ sangat vital bagi kuda laut.

Keunikan Kuda Laut

Tahu kah kalian kuda laut itu unik?

Kuda laut dapat berkamuflase seperti bunglon untuk mengecohnya hewan yang akan memangsanya loh. Cara hewan ini berkamuflase dengan mengubah warna tubuhnya selama beberapa menit sesuai dengan lingkungannya berada.

Selain itu, saat proses hamil dan melahirkan bayi-bayi kuda laut dilakukan oleh kuda laut jantan. Sii jantan memiliki kantung pengeraman pada tubuhnya seperti kantung kangguru. Kantung ini berfungsi sebagai tempat pembuahan dan pengeraman telur serta berkembangnya juwana hingga besar dan siap dilahirkan. Kuda laut mengalami fase matang dan siap bereproduksi mulai dari umur 6 bulan hingga 12 bulan. Hewan ini juga dikenal sebagai hewan yang sehidup semati karena seumur hidupnya hanya memiliki satu pasangan saja. Jika salah satu pasangannya mati, maka pasangan lainnya tidak akan melakukan fertilisasi atau mencari pasangan yang lain.

Saat kuda laut sudah siap kawin dan merasa cocok antara jantan dan betina maka selanjutnya mereka akan saling mengkaitkan ekornya. Selanjutnya si betina akan mentransfer telurnya ke dalam kantung si jantan untuk dibuahi dengan cara melepaskan spermanya. Telur yang dihasilkan kuda laut jantan berkisar 100-200 butir sekali bertelur. Setelah terjadi pembuahan, maka si jantan akan mengerami telur-telurnya selama 10-14 hari. Di dalam kantung pengeraman si jantan terdapat plasenta yang berfungsi sebagai alat pertukaran oksigen. Setelah pengeraman telur selesai selanjutnya bayi-bayi kuda laut tersebut dilahirkan oleh si jantan dengan memompa bagian ekornya selama 30 menit. Bayi-bayi tersebut berukuran sangat kecil sekitar 7-13 mm dan rentan terhadap serangan predator.

Namun, setelah berumur 30 hari, bayi-bayi tersebut sudah dapat mengggunakan ekornya untuk melilit pada substrat dan organ sirip dada maupun punggungnya untuk bergerak. Pada umur 90 hari kuda laut ini memasuki fase dewasa dan organ reproduksinya pun mulai berkembang.